1. Thoharohnya benar
2. Menurut contoh Rasulullah SAW
3. Dikerjakan tepat pada waktunya
4. Dikerjakan di awal waktu
5. Dikerjakan secara berjama'ah
6. Dikerjakan di masjid
7. Dikerjakan dengan khusyuk dan tuma'ninnah
8. Berpakaian dengan bagus/rapi
9. Diakhiri dengan dzikir dan berdo'a
Aku pergi ke masjid
Aku kemaskan anggotaku dan menghadap kiblat
Aku berdiri dengan penuh kewaspadaan
Dan aku bayangkan Allah ada di hadapanku
Surga di sebelah kananku
Neraka di sebelah kiriku
Malaikat maut berada di belakangku
Dan aku bayangkan pula
Bahwa aku seolah-olah berdiri di atas titian sirotol mustaqim
Dan aku menganggap bahwa sholatku kali ini adalah sholat terakhirku
Kemudian aku berniat dan bertakbir dengan baik
Setiap bacaan dan do'a dalam sholat kukpahami maknanya
Kemudian aku ruku' dan sujud dengan tawadhu'
Aku bertasyahud dengan penuh pengharapan
Dan aku memberi salam dengan ikhlas
♥ Wahai Sahabatku....,
Cinta itu di dlm hati
Kita mempunyai sebuah rumah,rumah itu senantiasa dikunjungi tamu Ada yg baik dan ada yg buruk
Terkadang rmh itu cantix apabila kita kemaskan,kita hiaskan dgn perabot KETAQWAAN,
Diwarnai indah dgn warna warna KEIMANAN
Bhkn menjadi perhatian jk dilengkapi dgn kelengkapan ILMU PENGETAHUAN
♥ Tamu yg baik hadir menambah perabot rmh mu
wahai Sahabatku...,
dia mengindahkan lg warna pd dinding hatimu,bahkan senantiasa sengaja memenuhi rmh mu dgn kelengkapan ILMU
Dan Ketahuilah duhai Sahabatku...,
tamu yg buruk hny ingin mencuri perabotmu,merusak dinding hatimu dan
melenyapkan kelengkapanmu sehingga rmh mu roboh Dan kau sendiri ditelan
bumi kemaksiatan.
♥ Suatu hari bayu lembut menyapa telingamu
mengabarkan tentang tamu yg bernama cinta
ia ingin bertandang ke rmh mu dan berhajat tinggal di dlm kamar hatimu.
kau gembira mendengarnya,
maka tatkala sang cinta sampai di hadapan pintu rmh mu..,
Apa yg akan kau lakukan....?
♥ Menerimanya,sedangkan rmh mu berantakan tak terurus..?
Dgn perabot TAQWA yg rapuh dan sdh lapuk tak diganti, dan warna IMAN yg luntur tak diperbaharui
Dan hiasan kelengkapan ILMU yg msh blm mencukupi...?
♥ Sekalipun hatimu berat,,
pintalah sang cinta itu pulang...
beritahulah padanya,,,,,,
Maafkan aku----,Aku msh blm bersedia untuk menerima kau sebagai tamuku
Karena...,
Aku ingin menggantikan perabot taqwaku krn ia sdh rapuh tak
bermaya,agar TAQWA ku mengingatkan aku,agar aku mencintaimu tnp melupai
PENCIPTAKU YANG MAHA PENGASIH
♥ Dan krn kau akan beristirahat di dlm hatiku,aku ingin perbaharui warna IMAN pd dinding rmh hatiku
Agar hilanglah gelisahmu,reduplah hatimu dan tenanglah jiwamu saat kau
memandang warna warna IMAN yg indah berseri terang dan menerangi
Aku ingin menambah segala kelengkapan Dan hiasan ILMU dlm rmh ku
Agar kau terasa baring atas hamparan permadani hartaku,dan kau terasa nyaman dgn tutur bicara hikmahku
♥ Kau tahu wahai cinta..?
Setelah ku menerimamu sebagai tamuku,aku tak akan biarkan kau keluar dr rmh ku buat selamanya
♥ Duhai sahabat...,
sungguh cinta itu indah,
Namun ia,adalah satu anugerah apabila kita sdh mampu dan bersedia..
Tetapi bagi Sahabatku yg msh belajar ( msh sekolah ) cinta itu biasanya hny musibah.
♥ Cintailah Allah...
yg senantiasa mencintaimu,memeliharamu dan mengasihimu..,
♥ Saat mereka bertanya,,
Mengapa kau mencintai Allah..?
Katakanlah wahai Sahabatku,,
krn Allah lah yg menciptakan aku,
memeliharaku dlm rahim bundaku,
krn aku mendengar NamaNya saat bapakku berseru ditelingaku,
krn DIA yg menumbuhkan dagingku dan mengukuhkan tulangku,
dan senantiasa memaafkan segala salah dan dosaku,serta tutur bicara mulutku..
Bagaimanakah aku mampu mencintai sesuatu atau sesiapa melebihi Allah,
aku tak menemui alasan untuk mengingkariNya,
hidup dan matiku segalanya untukNya..
-- Nur Farhana Abdullah --
konoyo no utsukushi sa wa subete nai ni kanashimi o himete iru no sa
Sora ga koboshita hikari no mukou ni ano yume no tsuduki wo egakou
Hidari mune no oku ga takanaru kitai to fuan ga myaku wo utsu
Hontou ni daijoubu kana subete nori koete yukeru kana
Daijoubu hora nanairo no hashi
Namida wo nagashi kiru to sora ni kakaru
Nee mieru desho haruka kanata ni
Boku nimo mieru kimi to onaji no
Futatsu no sora ga ima hitotsu ni naru
Yatto onaji sora no shita de waraeru ne
Kimi niwa kimi no monogatari ga ari boku no shiranai namida ga aru
Moshika shitara boku ga warau koro ni kimi wa naiteta no kamo shirenai
Nita you na yorokobi wa aru keredo onaji kanashimi wa kitto nai
Kimi wa tashika na asu wo kitto dare yori hoshigatteta
Kanashii toki wa kanashii mama ni
Shiawase ni naru koto wo isoganai de
Daijoubu dayo koko ni iru kara
Daijoubu dayo doko nimo ikanai
Mada hashiri dasu toki wa kimi to issho
Kabe ni kizamareta rakugaki wa dareka no ji ni yoku niteta
Kanashimi wo toozakeru koto de kimi wa hashi wo kakeyou to shita
Keredo ima kasa wo sutete me wo tsuburu
Daijoubu hora nanairo no hashi
Namida wo nagashi oeta kimi no sora ni
Nee mieru desho iro azayaka ni
Boku nimo mieru kimi to onaji no
Kizuna to iu na no niji ga kakatta ne
Soshite
Futatsu no sora ga yatto yatto hitotsu ni natte
Bokura wo hashiraserun da
the bridge won’t still hang there
in all of this generation’s beauty
you hide your sadness inside
The wind pushes our back
Beyond the light that spilled by the sky
let’s continue to sketch that dream
The hope and anxiety strike the pulse
I hope that it’s really all right
All mood’s continue exceeding, I wonder
All right; look! The seven-colored bridge
The tears are sunk and hanged in the sky
Hey, seems like, looked at afar place
I, as well as you, could see it
when the same two skies now have become one
At last we laugh under the same sky
The sky that reflects our memory
For you there’s your own story
and the existence of my unknown tears
If, by some chance, I laugh at the right time
your crying may come to a light
The similar joy will exist, however
the same sadness will fail
we fix the decoration
You want the certain tomorrow
surely more than anyone
that sad as usual
it wouldn’t turn into happiness so fast
It’s all right, since I’m here
It’s all right, I won’t go anywhere
Yet at the time when I start running, I’ll run together with you
will the bridge still hang there?”
In the barrier, the carved graffiti
will be properly similar with somebody’s hand-writing
With the sadness that was kept away
You tried to build the bridge
However, now while throwing the umbrella, let’s close our eyes
All right; look! The seven-colored bridge
The tears finished sinking in your sky
Hey, seems like, looked at the brilliant color
I, as well as you, could see it
when the same so-called bond named rainbow is hanged
thus, while the two sky finally, finally
becoming one
It makes us run
tsumetai ame ga hoho wo nurashite mo
hanabira ni ochita shizuku ga kimi to kasanatte
sore ga hikari to yoberu mono naraba
kagayaki wa iro asenai ne
donna ni kegasaretatte
kore kiri jyanai kanashii kioku kesenai you ni
nani yori mo kirei na hikari wo atsumete
kumo no mukou ni aruite yukou
ame no ato ni wa niji ga kakaru
suteta mon jyanai tte sotto kokoro ga shikaru
kono te wo totte hokori wo tatakeba
kimi ni mo mieru hazu kyou ga
kinou to wa chigau ima da to
tachi domaru you na keshya na kitai koko ni sutete
kokoro de egaiteru kurayami no naka de
ame ga agareba sora ni kakaru
yume wo shinjite aruite yukou
mogaki tsudzukete tada mukuwarenai
te ni tore sou na todokanai you na
sono hikari ga kotae da
hito suji no kagayaki obienakute ii
ikiteiru kogoeta kurayami no naka de
ame ga agareba sora ni kakaru
yume wo shinjite aruite yukou
yume dake wo shinjite aruite yukou
The drop that falls on the petal overlaps with you
If that becomes like sunshine
the sparkle won’t lose its color,
no matter how tarnished it is.
Not just this, the feeling of sadness won’t fade.
Within the eyes that endured tears, the light that is prettier than all else is collected.
Let’s walk on the other side of the clouds.
After the rain, a rainbow will appear.
is not something thrown aside.
It is gentle; the heart is merry.
Take this hand and strike the dust.
You will probably see that today and yesterday are now different.
As though the precious expectation has ceased. Leave it here.
Everyone will draw the bridge of all our hope in their hearts amid the dark.
When the rain lifts, we’ll believe the dream built in the sky and go walking.
It seems you can take it in your hand; it seems it won’t arrive.
That sunshine is the answer.
No need to be frightened.
Everyone is living so that we may all see the rainbow, in the starved darkness.
When the rain clears, we’ll trust the dream built in the sky and go walking.
Believe only the dream and let’s go walking.



